MADINAH,WN— Jamaah haji Kloter 36 UPG asal Kabupaten Kolaka menggelar ziarah wada di Kota Madinah sebelum bertolak ke tanah air.
“Ziarah wada merupakan ziarah perpisahan ke makam Rasulullah SAW di Madinah yang dilakukan jamaah haji sebagai tanda penghormatan terakhir sebelum kembali ke Tanah Air. Amalan ini menjadi penutup rangkaian ibadah di Tanah Suci,” kata Pembimbing Ibadah Haji KBIHU kloter 36 UPG, H. Jumaddin Teba dari Kota Madinah.
Pimpinan KBIHU Jamal Rahmah Kolaka ini mengungkapkan, setelah melakukan ziarah wada di Madinah, jamaah haji kloter 36 akan meninggalkan Bandara Madinah tanggal 26 Juni 2026 pukul 20.10 Waktu Arab Saudi (WAS), dengan nomor penerbangan GIA 1436.
“Estimasi tiba di Makassar tanggal 27 Juni 2026, Pukul 15.30 Wita,” katanya.
H. Juma panggilan akrab H. Jumaddin melaporkan, jamaah haji kloter 36 UPG yang akan pulang sebanyak 390 orang, terdiri dari laki-laki 139 orang dan perempuan 251 orang. Adapun jamaah yang belum pulang ada 2 orang, yakni H. Rajadeng bin Hammakah Saleh (79 tahun) yang masih perawatan di Rumah Sakit King Faisal Mekkah, dan Hj. Herliana binti Sattu Ali (43 tahun) yang menjalani perawatan di KKHI Madinah.
Selain itu, H. Juma juga menyampaikan bahwa terdapat 27 jamaah yang membutuhkan kursi roda ketika tiba di tanah air, yakni Hj. Tipa Tumodo (72), Hj. Masyitah Tahir Ammak (63), Hj. Sitti Maryam (68), Hj. Madehuri Huseng (80), Hj. St Muhayyang (80), Hj. Masaeming Ambo Tang (85), Hj. Bungaya Dg Mallong (85), H. Massarappi Nonci (68), Hj. Nursiah Daeng Parany (71), Hj. Raba Bio Mbaso (78), H. Lasse Kadda (86), H. Badrun Maso (70), H. Mardiyono Rosidi (70), Hj. Yuriamin Doko (67) dan Hj. Inda Magga (86).
“Alhamdulillah dari hasil pemeriksaan, jamaah yang membutuhkan penanganan segera saat landing, tidak ada,” ungkapnya.
H. Juma juga menyampaikan bahwa sampai saat ini 7 petugas Kloter 36 UPG masih sehat wal afiat dan tetap menjalankan tugas dengan baik, masing-masing Ketua Kloter 36 UPG H. Asfar Dahlan S, Bimbad Hj. Erna Kumala Raden, Dokter dr.Hj. Asmarani, Perawat Hj. St. Nur Hasanah, PHD Umum H. Andi Yusuf Syahrir, PHD Kesehatan dr.H. Muh Elyas Haeruddin dan PIH KBIHU H. Jumaddin Teba. (*)
>
PakarPBN
A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.
In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.
The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.