Dapur SPPG Dayeuhkolot 4 Sukabirus Diresmikan Camat Asep Suryadi

BANDUNG, Kontroversinews | Camat Dayeuhkolot, Asep Suryadi, meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dayeuhkolot 4 dalam rangka mendukung program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Peresmian berlangsung di Jalan Sukabirus RT 01 RW 13, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa (17/02/2026).

Peresmian dapur SPPG tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam, di antaranya Danramil dan Kapolsek Dayeuhkolot, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Asep Suryadi menyampaikan pesan kepada pengelola dapur yang dikelola oleh Indhifa Foundation agar segera berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk mengurus Sertifikat Layak Higienitas dan Sanitasi (SLHS).

Hal tersebut dinilai penting untuk menjamin mutu makanan dan kebersihan lingkungan dapur sebagai langkah preventif guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Lebih lanjut, Camat Asep menyampaikan apresiasinya kepada Indhifa Foundation yang telah berperan aktif dalam menyukseskan program MBG. Ia menilai keterlibatan pihak swasta dalam program ini merupakan bentuk pelayanan publik, karena produk yang dihasilkan dapur SPPG diperuntukkan bagi pemenuhan kebutuhan gizi anak sekolah serta kelompok B3, yaitu balita, ibu hamil (bumil), dan ibu menyusui (busui).

Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar pemberian makanan, melainkan investasi besar pemerintah untuk masa depan bangsa. “Dapur SPPG ini menjadi fondasi utama untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi optimal demi membangun generasi yang cerdas dan produktif menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah desa, sekolah, hingga orang tua, untuk bersinergi menyukseskan program tersebut. Pengelola dapur diminta menjaga kebersihan, kualitas bahan makanan, serta ketepatan distribusi agar manfaatnya benar-benar dirasakan para penerima.

Selain itu, Camat berharap program ini mampu menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan warga sekitar sebagai tenaga kerja dan memanfaatkan bahan baku dari produk lokal. Ia juga mengimbau agar apabila terdapat kekurangan dalam penyajian atau distribusi, masyarakat dapat menyampaikan langsung kepada pihak pengelola dapur untuk segera diperbaiki tanpa menimbulkan kegaduhan di media sosial.

Sementara itu, Kepala Dapur SPPG Dayeuhkolot 4, Robertus, didampingi pembina Indhifa Foundation, M. Arif Hidayat, menegaskan bahwa dapur tersebut telah dilengkapi tenaga ahli gizi dan chef profesional. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan puskesmas terkait pengujian sejumlah indikator dalam pemenuhan standar kelayakan higienitas dan sanitasi guna memastikan makanan aman untuk dikonsumsi.

Arif menambahkan, Dapur SPPG Dayeuhkolot 4 Sukabirus menargetkan 2.500 penerima manfaat, terdiri dari 2.000 siswa jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA, serta 500 porsi untuk kelompok B3, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. (TZ)

News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Download Film

Gaming center adalah sebuah tempat atau fasilitas yang menyediakan berbagai perangkat dan layanan untuk bermain video game, baik di PC, konsol, maupun mesin arcade. Gaming center ini bisa dikunjungi oleh siapa saja yang ingin bermain game secara individu atau bersama teman-teman. Beberapa gaming center juga sering digunakan sebagai lokasi turnamen game atau esports.